OKU TIMUR -MS -Sebanyak 25 personel Polres OKU Timur bertolak ke Jakarta untuk mengikuti paparan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang digelar Stamarena Polri, Jumat (21/8/2026).
Rombongan berangkat dari OKU Timur pada Kamis (20/8/2026) dan didampingi langsung oleh Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara, S.H., S.I.K., M.H., M.Si.
Polres OKU Timur menjadi salah satu dari empat Polres jajaran Polda Sumatera Selatan yang mendapat kesempatan mengikuti paparan WBK di tingkat Polri.
Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran Polres OKU Timur untuk menunjukkan berbagai inovasi, pembenahan serta perubahan dalam tata kelola dan pelayanan kepolisian yang telah dilakukan kepada masyarakat.
Bagi Kapolres Lalu Hedwin, paparan WBK bukan sekadar menghadapi penilaian demi mengejar sebuah predikat. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa perubahan di tubuh Polri benar-benar dapat dirasakan masyarakat.
“WBK bukan hanya tentang mendapatkan nilai atau predikat, tetapi bagaimana kita membangun budaya kerja yang berintegritas, mencegah korupsi dan pungli, memperkuat pengawasan, serta memberikan pelayanan yang cepat, transparan dan profesional kepada masyarakat,” tegas Lalu Hedwin.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel yang mengikuti paparan agar benar-benar memahami apa yang telah dikerjakan di satuan masing-masing.
Menurutnya, personel tidak cukup hanya menguasai materi administrasi, tetapi harus mampu menjelaskan perubahan nyata serta manfaatnya bagi masyarakat.
“Jangan hanya hafal materi pahami apa yang sudah kita kerjakan dan apa manfaatnya bagi masyarakat.
Yang kita bawa ke Jakarta bukan hanya dokumen, tetapi wajah dan komitmen Polres OKU Timur,” pesan Lalu Hedwin kepada personelnya.
Ia menjelaskan, pembangunan Zona Integritas menuju WBK mencakup berbagai aspek, mulai dari evaluasi pelaksanaan program, pembuktian kinerja dan inovasi, penguatan tata kelola, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga pencegahan korupsi dan pungutan liar.
Sejumlah pelayanan kepolisian seperti SPKT, SKCK, pelayanan lalu lintas serta pelayanan lainnya menjadi bagian penting yang terus dibenahi agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, transparan dan profesional.
Kapolres meminta seluruh personel menjadikan paparan WBK sebagai kesempatan untuk menunjukkan kerja nyata, bukan sekadar mengejar angka penilaian.
“Jaga kekompakan, tampil percaya diri, kuasai tugas masing-masing dan tunjukkan bahwa apa yang kita paparkan memang benar-benar kita laksanakan,” ujarnya memberikan semangat.
Menurutnya, keberhasilan meraih predikat WBK nantinya bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, Kapolres meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat serta semua pihak agar perjuangan Polres OKU Timur dalam penilaian WBK di Mabes Polri membuahkan hasil terbaik.
“Semoga ikhtiar kita hari ini menjadi langkah menuju perubahan yang lebih besar. Bukan hanya untuk mendapatkan predikat WBK, tetapi untuk membuktikan bahwa Polres OKU Timur mampu memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkas Lalu Hedwin.
Dengan semangat perubahan tersebut, jajaran Polres OKU Timur berharap paparan di tingkat Polri dapat membawa hasil positif sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen mewujudkan Polri yang semakin bersih, profesional, modern dan dipercaya masyarakat. (BD)














Discussion about this post