OKU TIMUR – MS – Sinergi antara Puskesmas Bunga Mayang dan Batalyon Armed 15 Calendra kembali diwujudkan melalui kegiatan Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) yang digelar di Desa Peracak, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang menyasar warga usia produktif hingga lanjut usia ini bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus melakukan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM), sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum menimbulkan komplikasi.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 50 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, skrining penyakit tidak menular, penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga pemberian obat secara gratis.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sebanyak 25 warga mengalami hipertensi dan 4 warga terdeteksi menderita Diabetes Melitus (DM). Seluruh pasien langsung didata berdasarkan nama dan alamat sebagai langkah awal untuk dilakukan pendampingan dan pengobatan secara berkelanjutan.
Kepala Puskesmas Bunga Mayang, Yosi Fitriani, SKM, mengatakan hasil pemeriksaan tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan masih tingginya kasus penyakit tidak menular di masyarakat.
“Dari sekitar 50 peserta yang diperiksa, hampir 50 persen mengalami hipertensi dan sekitar 8 persen terdeteksi Diabetes Melitus. Ini menjadi alarm bagi kita semua agar semakin peduli terhadap kesehatan.
Seluruh pasien akan kami lakukan tindak lanjut melalui kunjungan rumah, dimasukkan ke Program Prolanis, serta diberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, terutama mengurangi konsumsi garam dan gula,” ujar Yosi.
Sementara itu, Komandan Batalyon Armed 15 Calendra, Letkol Arm Muriadi, S.I.P, menegaskan bahwa TNI akan terus mendukung setiap program pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung masyarakat.
“Kesehatan masyarakat merupakan bagian dari ketahanan wilayah. TNI siap bersinergi dengan Puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mengajak warga agar rutin memeriksakan kesehatannya. Masyarakat sehat akan melahirkan desa yang kuat,” tegasnya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang peserta, SR (60), mengaku bersyukur karena baru mengetahui kondisi kesehatannya setelah mengikuti pemeriksaan gratis tersebut.
“Saya baru tahu tekanan darah saya mencapai 160. Selama ini saya merasa sehat-sehat saja. Alhamdulillah setelah diperiksa saya langsung diberi obat dan diberi penjelasan. Terima kasih kepada Puskesmas dan bapak-bapak TNI yang sudah datang melayani kami di desa,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, Puskesmas Bunga Mayang memastikan seluruh warga yang terdeteksi mengalami hipertensi maupun Diabetes Melitus akan dipantau secara rutin oleh petugas dan kader kesehatan setiap bulan.
Mereka juga akan mendapatkan pengobatan, edukasi, serta dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan agar kondisi kesehatannya tetap terkontrol.
Dengan kolaborasi antara tenaga kesehatan dan TNI ini, diharapkan pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat serta mampu meningkatkan kesadaran warga untuk rutin memeriksakan kesehatan sebagai langkah mencegah penyakit tidak menular sejak dini. (B12)














Discussion about this post