OKU TIMUR -MS- Tidak semua perpisahan benar-benar berarti kehilangan. Ada perpisahan yang justru menjadi tanda bahwa sebuah pengabdian telah meninggalkan jejak, kenangan, dan cerita yang akan terus dikenang.
Suasana haru menyelimuti Aula Satya Haprabu, saat keluarga besar Polres OKU Timur melepas AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdian di Bumi Sebiduk Sehaluan.
Kenal pamit Kapolres OKU Timur yang digelar pada 12 Agustus 2026 itu bukan sekadar pergantian jabatan. Di balik prosesi resmi tersebut, tersimpan rasa kehilangan dari para personel yang selama ini bersama-sama menjalankan tugas, menghadapi tantangan, serta menjaga keamanan masyarakat.
AKBP Adik Listiyono meninggalkan OKU Timur bukan hanya dengan membawa jabatan baru sebagai Kapolres MUBA, tetapi juga membawa kenangan tentang kebersamaan bersama anggota, Forkopimda, insan pers, dan masyarakat.
Bagi sebagian anggota, sosok pemimpin bukan hanya dinilai dari pangkat dan jabatan. Namun dari bagaimana seorang pemimpin mampu hadir ketika anggotanya membutuhkan arahan, memberikan semangat ketika tugas terasa berat, serta berdiri bersama ketika menghadapi berbagai persoalan.
Karena itu, ketika tiba waktunya untuk berpamitan, tidak sedikit mata yang menyimpan haru. Ada jabat tangan yang terasa lebih lama. Ada senyum yang berusaha menyembunyikan rasa kehilangan.
Ada doa yang tidak sempat diucapkan dengan panjang, namun tersimpan dalam hati.“Terima kasih, Pak Kapolres,” seolah menjadi kalimat sederhana yang mewakili begitu banyak cerita selama kebersamaan.
AKBP Adik Listiyono pun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh personel dan masyarakat OKU Timur yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjalankan amanah.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas masih terdapat kekurangan.
Kini, estafet kepemimpinan Polres OKU Timur beralih kepada AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara, S.H., S.I.K., M.H., M.Si.
Kehadiran Kapolres baru membawa harapan baru. Bukan untuk menghapus cerita lama, tetapi melanjutkan kebaikan yang telah ditanam dan menyempurnakan pengabdian yang masih panjang.
Di hadapan keluarga besar Polres OKU Timur, AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program yang sudah berjalan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh personel dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten OKU Timur.
Bagi anggota Polres OKU Timur, pergantian pimpinan adalah bagian dari perjalanan pengabdian. Hari ini melepas seorang pemimpin dengan doa.
Esok menyambut pemimpin baru dengan harapan. Sebab dalam tubuh Polri, jabatan boleh berganti, tempat pengabdian boleh berpindah, tetapi semangat untuk mengabdi kepada masyarakat tidak boleh berhenti.
Cinderamata kemudian diserahkan sebagai simbol kenangan. Pelukan dan jabat tangan menjadi tanda perpisahan.
Dan doa menjadi bekal bagi AKBP Adik Listiyono untuk melanjutkan pengabdian di tempat yang baru.
Selamat jalan, Pak Adik.
Terima kasih atas pengabdian, kebersamaan, dan cerita yang telah ditorehkan di OKU Timur.
Selamat datang, Pak Lalu. Semoga amanah, semakin dekat dengan anggota dan masyarakat, serta mampu membawa Polres OKU Timur semakin humanis, profesional, dan dicintai masyarakat.
Karena seorang pemimpin mungkin hanya sementara berada di sebuah tempat. Namun, ketulusan dalam memimpin dan kebaikan dalam mengabdi akan selalu tinggal dalam ingatan orang-orang yang pernah berjalan bersamanya.
Selamat melanjutkan pengabdian, Pak Adik. Selamat mengemban amanah, Pak Lalu. OKU Timur akan selalu menjadi bagian dari cerita perjalanan pengabdian.














Discussion about this post