OKU Timur -MS- Setelah sekian lama tidak digelar, Lomba Bidar kembali hadir di Sungai Komering, Kecamatan Martapura, tepatnya di kawasan Desa Tanjung Kemala, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Perlombaan yang akan digelar pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB ini menghadirkan peserta putra dan putri, sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi budaya masyarakat Martapura yang sejak dahulu lekat dengan perlombaan Bidar di Sungai Komering.
Camat Martapura Ir. Emiliana H.A.W., S.T., M.M. mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kecamatan Martapura, untuk beramai-ramai hadir menyaksikan kemeriahan Lomba Bidar yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 RI.
Menurut Emiliana, Lomba Bidar tahun 2026 memiliki warna tersendiri karena selain menghadirkan peserta putra, tahun ini juga turut digelar kategori Bidar Putri.
“Perlombaan ini digelar atas keinginan masyarakat, khususnya warga yang berada di tepian Sungai Komering. Kami ingin tradisi Bidar kembali hidup dan menjadi hiburan yang positif bagi masyarakat,” ujar Emiliana.
Ia berharap masyarakat dapat menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus menikmati hiburan rakyat dengan tetap mengedepankan ketertiban dan keselamatan.
“Silakan datang dan ramaikan. Kita dukung bersama tradisi Bidar Martapura, tetapi tetap jaga ketertiban dan keselamatan,” ajaknya.
Camat menghimbau agar masyarakat tidak berkerumun di atas jembatan saat menyaksikan perlombaan, mengingat jembatan tersebut merupakan jalur kendaraan di Jalan Lintas Sumatera.
Camat berpesan agar masyarakat untuk menyaksikan dari lokasi yang aman, seperti di bawah jembatan atau tepian Sungai Komering.
Jangan sampai antusiasme menonton justru mengganggu arus lalu lintas maupun membahayakan keselamatan,” tegasnya.
Hingga saat ini, antusiasme peserta cukup tinggi. Panitia mencatat sebanyak 30 peserta telah mendaftar untuk mengikuti perlombaan, yang terdiri dari kategori putra dan putri.
Panitia juga telah menyiapkan trofi dan uang pembinaan bagi para peserta yang berhasil meraih juara.
“Mari kita ramaikan dan saksikan perlombaan Bidar untuk menghidupkan kembali tradisi Bidar sebagai bagian dari identitas masyarakat Martapura,” pungkas Emiliana. (B12)














Discussion about this post