Media Masa
Senin, 24 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Edu
  • Politik
  • Opini
  • Sport
  • Oto & Tech
  • Home
  • News
  • Edu
  • Politik
  • Opini
  • Sport
  • Oto & Tech
No Result
View All Result
Media Masa
  • Home
  • News
  • Edu
  • Politik
  • Opini
  • Sport
  • Oto & Tech
Home News

Pola Aneh dalam Rehab Tujuh Pasar Tradisional di OKU Timur, Aktivis Anti Korupsi Sumsel Minta APH dan BPK Periksa

15 November 2025
in News
Pola Aneh dalam Rehab Tujuh Pasar Tradisional di OKU Timur, Aktivis Anti Korupsi Sumsel Minta APH dan BPK Periksa

Oplus_131072

 

Mediamasa OKU TIMUR — Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur tercatat menganggarkan sedikitnya Rp1 miliar untuk kegiatan rehabilitasi tujuh pasar tradisional pada tahun anggaran 2025.

Data tersebut termuat dalam laman resmi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, dengan seluruh paket pekerjaan tercatat menggunakan metode pengadaan langsung.

Ketujuh pasar tersebut meliputi Pasar Tradisional Gumawang, Pandan Agung, Rawa Bening, Sidodadi, Sriwangi, Sumber Agung, dan Way Hitam.

BacaJuga

Polda Sumsel Perkuat Sinergi TNI-Polri dalam Pengamanan Kunjungan RI 1 di Sumsel

HP Dicek AKP Yuli, Judi Online Jangan Berani Muncul !!!

Masing-masing memiliki pagu anggaran yang bervariasi antara Rp50 juta hingga Rp200 juta. Empat di antaranya tercatat dengan nilai tepat Rp200 juta, atau berada di batas maksimal nominal untuk sistem pengadaan langsung tanpa lelang terbuka.

Pola Pengadaan Langsung Seragam

Dari penelusuran, seluruh paket rehab pasar itu menggunakan metode “pengadaan langsung”, di mana proses pemilihan penyedia dilakukan tanpa lelang terbuka.

Metode ini lazim digunakan untuk pekerjaan dengan nilai maksimal Rp200 juta, namun menjadi rawan penyalahgunaan jika dilakukan secara berulang dengan pola yang seragam.

“Empat dari tujuh proyek nilainya tepat Rp200 juta. Ini menimbulkan pertanyaan apakah ada pemecahan paket agar seluruh kegiatan tetap berada di bawah batas pengadaan langsung,” ujar seorang sumber internal Pemkab OKU Timur yang enggan disebut namanya.

Praktik pemecahan paket atau splitting project umumnya dilakukan untuk menghindari proses tender terbuka.

Dampaknya, pengawasan publik terhadap proses pemilihan penyedia menjadi lebih terbatas, sementara potensi inefisiensi meningkat.

 

Kualitas Pekerjaan Diragukan

Di sisi lain, besaran anggaran yang relatif kecil juga membuat efektivitas program dipertanyakan. Dengan nilai Rp50–200 juta per pasar, rehabilitasi yang dilakukan kemungkinan besar terbatas pada perbaikan ringan atau pengecatan ulang, bukan renovasi struktural menyeluruh.

Sejumlah pedagang pasar di OKU Timur mengaku belum mengetahui rencana detail kegiatan tersebut.

“Ada rehab memang, tapi tidak terlihat sepertinya sekedarnya karena pasar inikan baru dibangun masa sudah direhab, kalau rehab hanya sebatas itu paling tahun depan sudah rusak lagi,” kata salah satu pedagang di kawasan Pasar Sriwangi, Selasa (11/11).

Aktivis Antikorupsi Desak Pemeriksaan

Menanggapi pola pengadaan yang seragam tersebut, Aktivis Jaringan Anti Korupsi (JAKOR) Sumsel, Fadrianto, mendesak aparat penegak hukum (APH) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk turun tangan.

“Kami meminta APH dan BPK melakukan pemeriksaan terhadap pola rehab pasar ini. Pemecahan paket dengan nilai pengadaan langsung yang seragam patut diaudit, karena bisa mengindikasikan potensi mark-up atau pemborosan anggaran,” tegas Fadrianto saat dihubungi, Rabu (12/11).

Fadrianto menambahkan, praktik korupsi di daerah seringkali bersembunyi di balik proyek kecil.

“Nominalnya mungkin tidak besar, tapi kalau dilakukan berulang dan sistematis, totalnya bisa signifikan. Justru di proyek-proyek seperti ini penyimpangan paling sering luput dari sorotan publik,” katanya.

 

Menunggu Transparansi Pemkab

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian OKU Timur belum memberikan keterangan resmi terkait alasan tujuh pasar direhabilitasi secara bersamaan dan dengan metode pengadaan langsung.

kiri media telah berupaya menghubungi pejabat dinas terkait namun belum mendapat tanggapan.

Publik kini menunggu keterbukaan Pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam menjelaskan dasar perencanaan, mekanisme pemilihan penyedia, serta rincian teknis pekerjaan di setiap pasar.

Sebab, transparansi bukan hanya soal angka di SIRUP, tapi juga tentang kejujuran dalam menggunakan uang rakyat

 

.

ShareSend

Bacaan Lainnya

Polda Sumsel Perkuat Sinergi TNI-Polri dalam Pengamanan Kunjungan RI 1 di Sumsel

Polda Sumsel Perkuat Sinergi TNI-Polri dalam Pengamanan Kunjungan RI 1 di Sumsel

24 Agustus 2026
HP Dicek AKP Yuli, Judi Online Jangan Berani Muncul !!!

HP Dicek AKP Yuli, Judi Online Jangan Berani Muncul !!!

24 Agustus 2026
Kapolres AKBP Lalu  Apresiasi Polsek BMT Salurkan Air Bersih ke Warga

Kapolres AKBP Lalu Apresiasi Polsek BMT Salurkan Air Bersih ke Warga

24 Agustus 2026
Kemarau Makin Membara, Kapolres Lalu : Jangan Tunggu Api dan Krisis Air Jadi Bencana

Kemarau Makin Membara, Kapolres Lalu : Jangan Tunggu Api dan Krisis Air Jadi Bencana

24 Agustus 2026

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Demi Meraih Mimpi,Pelajar OKU Timur Pertaruhkan Nyawa Seberangi Sungai Komering

Demi Meraih Mimpi,Pelajar OKU Timur Pertaruhkan Nyawa Seberangi Sungai Komering

8 Juli 2026
Ujian Sekolah di SMPN 01 Bunga Mayang Diikuti 122 Siswa, Berlangsung Lancar dan Kondusif

Ujian Sekolah di SMPN 01 Bunga Mayang Diikuti 122 Siswa, Berlangsung Lancar dan Kondusif

6 Mei 2026
Kolaborasi Puskesmas Bunga  Mayang dan TNI Bongkar Fakta Mengejutkan, Setengah Warga Peracak Alami Hipertensi

Kolaborasi Puskesmas Bunga Mayang dan TNI Bongkar Fakta Mengejutkan, Setengah Warga Peracak Alami Hipertensi

15 Juli 2026
Kapolres OKU Timur Ajak Generasi Muda Ikuti E-Sport Mobile Legends Kapolres Cup 2026

Kapolres OKU Timur Ajak Generasi Muda Ikuti E-Sport Mobile Legends Kapolres Cup 2026

13 Juni 2026
Ada Satu Kasus DBD, Puskesmas Rawa Bening Lakukan Fogging

Ada Satu Kasus DBD, Puskesmas Rawa Bening Lakukan Fogging

0
Puskesmas Burnai Mulya Gelar Posyandu di Desa Kota Tanah, Layani Warga dari Bayi hingga Lansia

Puskesmas Burnai Mulya Gelar Posyandu di Desa Kota Tanah, Layani Warga dari Bayi hingga Lansia

0
Dosen Wanita di Bungo Tewas: Polisi Ungkap Motif Asmara dan Tangkap Oknum Anggota Polri

Dosen Wanita di Bungo Tewas: Polisi Ungkap Motif Asmara dan Tangkap Oknum Anggota Polri

0
108 Warga Terima Dana Duka Tanpa Masuk DTKS

108 Warga Terima Dana Duka Tanpa Masuk DTKS

0
Polda Sumsel Perkuat Sinergi TNI-Polri dalam Pengamanan Kunjungan RI 1 di Sumsel

Polda Sumsel Perkuat Sinergi TNI-Polri dalam Pengamanan Kunjungan RI 1 di Sumsel

24 Agustus 2026
HP Dicek AKP Yuli, Judi Online Jangan Berani Muncul !!!

HP Dicek AKP Yuli, Judi Online Jangan Berani Muncul !!!

24 Agustus 2026
Kapolres AKBP Lalu  Apresiasi Polsek BMT Salurkan Air Bersih ke Warga

Kapolres AKBP Lalu Apresiasi Polsek BMT Salurkan Air Bersih ke Warga

24 Agustus 2026
Kemarau Makin Membara, Kapolres Lalu : Jangan Tunggu Api dan Krisis Air Jadi Bencana

Kemarau Makin Membara, Kapolres Lalu : Jangan Tunggu Api dan Krisis Air Jadi Bencana

24 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
PT. SIMPATI DIGITAL TEKNOLOGI

© 2025 MEDIAMASA.ID

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Edu
  • Politik
  • Opini
  • Sport
  • Oto & Tech

© 2025 MEDIAMASA.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist