OKU TIMUR – MS – Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur kembali menggelar Lomba Balita Sehat Indonesia (LBI) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas kesehatan anak sejak usia dini.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Parai Puri Tani Martapura, Rabu (15/7/2026), diikuti oleh perwakilan balita terbaik dari seluruh puskesmas di Kabupaten OKU Timur.
Kecamatan Madang Suku II berhasil mengukir prestasi membanggakan pada ajang tersebut dengan meraih Juara 1 Kategori Usia 6–24 Bulan melalui Myshaka Kaisan Alzain, putra dari Yulia Fitrie Andriyani.
Selain itu, Kecamatan Madang Suku II juga meraih Harapan 2 Kategori Usia 24–60 Bulan melalui Nusa Ali Jaber, putra dari Diana Pangastuti.
Selama perlombaan, kedua peserta didampingi oleh petugas Puskesmas Pandan Agung, Sarmadani, A.Md.Gz., SKM dan Binti Napiah, SKM.
Kepala Puskesmas Pandan Agung, Solha Srikandi, SKM., M.M., mengatakan prestasi yang diraih merupakan hasil kerja sama yang baik antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah desa, serta para orang tua dalam memberikan perhatian terhadap kesehatan, pemenuhan gizi, dan pemantauan tumbuh kembang balita secara berkelanjutan.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh orang tua untuk semakin peduli terhadap kesehatan anak sejak usia dini, rutin memanfaatkan layanan Posyandu, serta memastikan balita memperoleh asupan gizi yang seimbang agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Menurutnya, keberhasilan dalam Lomba Balita Sehat bukan hanya diukur dari raihan juara, tetapi juga menjadi indikator bahwa pembinaan kesehatan balita yang dilakukan secara berkesinambungan mampu melahirkan anak-anak yang sehat dan memiliki tumbuh kembang yang optimal.
Solha juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki balita, agar rutin datang ke Posyandu setiap bulan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, melengkapi imunisasi, menjaga pola makan bergizi, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga.
“Ia menegaskan bahwa peran aktif orang tua merupakan kunci utama dalam menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat, kuat, dan siap menghadapi masa depan,”tutupnya














Discussion about this post