OKU TIMUR – MS- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres OKU Timur terus berjalan secara konsisten. Pada Senin (3/8/2026), sebanyak 2.498 penerima manfaat dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMK hingga Posyandu menerima makanan bergizi yang diproduksi di Dapur SPPG Polres OKU Timur.
Sebelum didistribusikan, seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan pembelian bahan makanan dari supplier, persiapan bahan baku, proses memasak, pemeriksaan keamanan pangan (food security), pemorsian hingga pendistribusian ke sekolah dan Posyandu sasaran.
Pelaksanaan program tersebut melibatkan Kepala SPPG Polres OKU Timur, tenaga akuntan, ahli gizi, 48 relawan, serta PIC Polres OKU Timur.
Seluruh tahapan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) guna memastikan makanan yang diterima para penerima manfaat aman, sehat, dan bergizi.
Sebanyak 17 lokasi menjadi sasaran pendistribusian, meliputi PAUD, TK, SD, SMP, SMK dan Posyandu di wilayah Kecamatan Bunga Mayang dan sekitarnya, dengan total 2.498 penerima manfaat.
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., menjelaskan Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan SPPG Polres OKU Timur harus selalu dilaksanakan sesuai SOP yang telah ditetapkan.
Menurutnya, kualitas pelayanan tidak boleh berkurang karena program tersebut menyangkut kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.
“Mulai dari pemilihan bahan makanan, proses pengolahan, pemeriksaan kualitas, hingga pendistribusian harus benar-benar diperhatikan.
Semua tahapan wajib dilaksanakan secara teliti agar makanan yang diterima masyarakat tetap aman, sehat, dan memiliki nilai gizi yang baik,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, kualitas bahan makanan menjadi prioritas utama. Seluruh bahan yang digunakan harus dalam kondisi segar, layak konsumsi, dan memenuhi standar keamanan pangan sehingga dapat diterima dengan baik oleh para penerima manfaat.
Kapolres juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG agar bekerja secara profesional, penuh tanggung jawab, serta menjaga integritas dalam setiap tahapan kegiatan.
“Jangan ada yang bermain-main dalam pelaksanaan program ini. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, penyimpangan, atau tindakan yang merugikan masyarakat maupun negara, akan kami tindak secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKBP Adik Listiyono.
Program MBG merupakan bentuk dukungan Polres OKU Timur terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Diharapkan, program ini dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai penerus bangsa.














Discussion about this post