OKU TIMUR – MS – Atmosfer Piala Dunia 2026 semakin memanas. Memasuki fase gugur menuju babak 16 besar, setiap pertandingan menyajikan tensi tinggi dan sulit diprediksi. Tim-tim terbaik dunia saling adu strategi, mental, dan kualitas individu demi menjaga asa meraih trofi paling bergengsi di dunia.
Suasana itu juga terasa di Mapolres OKU Timur. Sejumlah personel menggelar nonton bareng (nobar) laga babak 32 besar antara Portugal melawan Kroasia. Pertandingan berlangsung seru sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan.
Portugal akhirnya memastikan tiket ke babak 16 besar setelah menang dramatis 2-1 atas Kroasia. Kroasia lebih dulu unggul melalui gol Ivan Perisic pada menit ke-53. Portugal kemudian menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Cristiano Ronaldo pada menit ke-68 sebelum Goncalo Ramos menjadi pahlawan kemenangan melalui sundulan pada menit 90+4.
Kemenangan Portugal disambut gembira oleh Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono. Tim berjuluk Selecao memang menjadi negara yang dijagokannya sejak awal turnamen.
Saat dihubungi melalui WhatsApp, AKBP Adik Listiyono mengatakan pertandingan Portugal melawan Kroasia berlangsung sangat menarik dan penuh drama hingga menit-menit akhir.
“Portugal menang tipis 2-1. Memasuki fase gugur, kualitas permainan semua tim sudah meningkat. Strategi pelatih, disiplin bertahan, dan kemampuan individu pemain menjadi penentu kemenangan. Sekarang sudah tidak ada lagi pertandingan yang mudah,” ujarnya.
Menurut Kapolres, Piala Dunia 2026 menjadi salah satu turnamen yang paling sulit diprediksi. Sejumlah negara unggulan bahkan telah tersingkir lebih awal sehingga membuktikan bahwa kekuatan sepak bola dunia kini semakin merata.
Saya tetap menjagokan Portugal. Memang di babak 16 besar akan menghadapi Spanyol. Itu akan menjadi laga yang sangat seru karena Spanyol dihuni banyak pemain berkualitas yang bermain di klub-klub besar Eropa. Siapa pun yang mampu memenangkan pertandingan itu berpeluang besar melangkah jauh, bahkan menjadi kandidat kuat juara.
“Tapi semua itu baru prediksi di atas kertas, karena di lapangan apa pun masih bisa terjadi,” kata Kapolres.
Di akhir wawancara, Kapolres mengajak masyarakat menjadikan Piala Dunia sebagai hiburan dan ajang mempererat silaturahmi antarpencinta sepak bola.
“Silakan menikmati pertandingan dengan penuh sportivitas. Jadikan sepak bola sebagai pemersatu, bukan pemecah. Yang terpenting, hindari segala bentuk perjudian karena hanya akan merugikan diri sendiri, keluarga, dan masa depan,” pesannya. ( B12)














Discussion about this post