OKU TIMUR – MS – Atmosfer 2026 FIFA World Cup semakin memanas seiring berakhirnya fase penyisihan grup. Dari 48 kontestan yang terbagi dalam 12 grup, persaingan menuju babak 32 besar semakin ketat. Hanya 12 juara grup, 12 runner-up, dan delapan tim peringkat ketiga terbaik yang berhak melanjutkan perjalanan di panggung sepak bola terbesar dunia.
Salah satu pertandingan yang menjadi sorotan adalah duel Portugal menghadapi Kolombia yang dijadwalkan berlangsung Minggu pagi pukul 06.30 WIB.
Menjelang laga tersebut, Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Lustiyono, menjatuhkan pilihannya kepada Portugal sebagai tim yang lebih berpeluang mengamankan tiga poin. Ia memprediksi Selecao das Quinas akan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan, 2-0.
Menurutnya, kekuatan Portugal tidak hanya bertumpu pada kualitas individu, tetapi juga pada kedalaman skuad yang dihuni pemain-pemain berpengalaman dari berbagai kompetisi elite Eropa.
Fondasi permainan yang solid, keseimbangan antarlini, serta kemampuan menguasai ritme pertandingan menjadi modal utama menghadapi Kolombia yang dikenal memiliki karakter bermain cepat dan agresif.
Di sisi lain, kehadiran Cristiano Ronaldo tetap dianggap sebagai pembeda. Meski telah memasuki usia 40-an, sang kapten dinilai masih memiliki pengaruh besar, baik dari sisi kepemimpinan, mental bertanding, maupun naluri mencetak gol.
Pengalaman panjangnya di level internasional diyakini mampu menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya dalam menghadapi laga-laga penting. Prediksi 2-0 merupakan analisis berdasarkan kualitas materi pemain dan performa Portugal. Namun sepak bola selalu menyimpan dinamika. Tetapi hasil akhir tetap ditentukan oleh apa yang terjadi selama 90 menit di lapangan,” ujar Kapolres.
AKBP Adik Lustiyono mengajak masyarakat menikmati setiap pertandingan Piala Dunia dengan semangat sportivitas. Ia mengingatkan agar euforia sepak bola tidak dijadikan alasan untuk terlibat dalam praktik perjudian yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.
“Jadikan Piala Dunia sebagai hiburan dan ajang mempererat kebersamaan. Hindari segala bentuk perjudian karena dampaknya lebih banyak membawa kerugian daripada manfaat,” tutupnya. (B12)














Discussion about this post