OKU TIMUR – MS- Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78 Tahun 2026, Polwan Polres OKU Timur melaksanakan kegiatan Polwan Goes to School di SMP Negeri 2 Martapura dan SMP Negeri 2 Belitang, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin Pakor Polwan Polres OKU Timur AKP Tukiarsi, S.E. bersama 13 personel Polwan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi diarahkan sebagai ruang edukasi dan komunikasi langsung antara kepolisian dengan generasi muda.
Di hadapan para pelajar, Polwan memberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari budaya keselamatan.
Para siswa diingatkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan semata-mata karena adanya petugas, melainkan merupakan bentuk kesadaran untuk melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Keselamatan berlalu lintas harus dibangun sejak usia sekolah. Disiplin menggunakan kendaraan, memahami rambu-rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri maupun orang lain merupakan investasi keselamatan untuk masa depan,” ujar AKP Tukiarsi.
Selain lalu lintas, Polwan juga memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba. Para pelajar diberikan pemahaman bahwa narkotika tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat mengganggu perkembangan psikologis, pendidikan, hubungan sosial hingga masa depan generasi muda.
AKP Tukiarsi menegaskan, pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan terdekat dengan membangun keberanian bagi anak untuk mengatakan tidak terhadap ajakan maupun pengaruh negatif.
“Anak-anak harus memiliki kemampuan untuk mengenali lingkungan pergaulannya. Jangan mudah menerima ajakan yang berpotensi menjerumuskan kepada narkoba. Masa depan kalian jauh lebih berharga daripada kesenangan sesaat,” tegasnya.
Materi berikutnya menyentuh perlindungan perempuan dan anak, khususnya pentingnya memahami hak untuk mendapatkan rasa aman, penghormatan dan perlakuan yang layak.
Menurut AKP Tukiarsi, sekolah bukan hanya tempat memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga ruang strategis untuk membangun karakter, keberanian berbicara dan kesadaran hukum sejak dini.
“Anak harus tahu bahwa dirinya berharga dan memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan. Jika mengalami kekerasan, perundungan, pelecehan atau mendapatkan perlakuan yang tidak semestinya, jangan takut untuk berbicara dan meminta bantuan kepada orang yang dipercaya,” jelasnya.
Melalui kegiatan Polwan Goes to School, Polres OKU Timur berupaya mendekatkan institusi kepolisian dengan pelajar melalui pendekatan edukatif, komunikatif dan humanis.
Momentum HUT Polwan ke-78 diharapkan tidak berhenti pada perayaan, tetapi menjadi pengingat bahwa keberadaan Polwan memiliki peran strategis dalam membangun generasi muda yang disiplin, berani, sadar hukum, menjauhi narkoba serta mampu melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan dan perundungan.
AKP Tukiarsi mengatakan, generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, membangun kesadaran sejak bangku sekolah menjadi langkah preventif yang memiliki dampak jangka panjang.
“Polwan hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pendamping bagi generasi muda. Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berkarakter, taat aturan dan mampu mengambil keputusan yang benar,” pungkas AKP Tukiarsi.















Discussion about this post