OKU Timur , Federasi Olahraga Domino Nasional cabang OKU Timur sukses menggelar Kejuaraan Orado Tingkat Daerah, di kampus Universitas Muhamadiyah OKU Timur, Minggu (16/2/2026). Turnamen ini menjadi tonggak sejarah sebagai kegiatan perdana Orado di Bumi Sebiduk Sehaluan.
Divisi Penyaringan Atlet dan Internasional, Kukuh Prihandoko, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme peserta. Ia menegaskan bahwa meski baru pertama kali digelar, kejuaraan ini diikuti oleh 20 tim senior dan 10 Team yunior dari berbagai wilayah di Kabupaten OKU Timur.
“Ini kegiatan pertama, Alhamdulillah diikuti 30 tim. Ini bukti bahwa olahraga gaplek sangat diminati masyarakat,” ujarnya.
AWAL PERJALANAN ORADO OKU TIMUR
Ketua Orado OKU Timur, Doni Mardinata dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal perjalanan Orado di bumi sebiduk Sehaluan.
Ia menjelaskan bahwa Orado merupakan organisasi baru yang terbentuk secara nasional pada 7 Januari 2026, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Orado SE -Sumatera Selatan pada 24 Januari 2026.
Menurut doni, kejuaraan ini bukan sekadar turnamen, tetapi juga momentum memperkenalkan Orado sebagai wadah resmi bagi pecinta olahraga domino atau gaplek yang dikenal masyarkat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya kepada kampus Universitas Muhamadiyah OKU Timur, yang telah memfasilitasi Orado OKU Timur.
Pemkab OKU Timur melalaui dinas pemuda dan olah raga secara resmi membuka kejuaraan Orado OKU Timur.
Dalam sambutannya, Isharyanto Kabid Dispora menekankan pentingnya menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Kehadiran Orado ini sangat tepat, mengingat gaplek merupakan permainan rakyat dari semua kalangan. Di mana dan kapan pun bisa dimainkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti arahan panitia, karena pertandingan menggunakan sistem dan aturan resmi yang mungkin berbeda dari permainan sehari-hari.
“Jika ada yang bingung dengan aturan, segera tanyakan kepada panitia agar bisa diarahkan,” pesannya. “Jika ada yang bingung dengan aturan, segera tanyakan kepada panitia agar bisa diarahkan,” pesannya.
GAPLEK NIAK KELAS
Kejuaraan ini menjadi bukti bahwa permainan gaplek tidak lagi sekadar hiburan santai, melainkan mulai terorganisir secara profesional melalui Orado.
Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, Orado OKU Timur optimistis mampu melahirkan atlet-atlet domino berprestasi yang dapat bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Turnamen berlangsung meriah dengan dukungan penuh para peserta dan penonton yang memadati lokasi kegiatan, menandai babak baru perkembangan olahraga domino di Kabupaten OKU Timur.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua KONi OKU Timur sekaligus Rektor Universitas Muhamadiyah H. Didi Franshadi, Dispora OKU Timur, camat Belitang, Koramil Belitang, Forum Kades kabupaten OKU Timur.














Discussion about this post