OKU TIMUR – MS – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Belitang BK 8, Desa Suka Rame, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil Mitsubishi Colt Diesel L300 yang mengangkut 16 orang, termasuk pengemudi.
Kecelakaan mengakibatkan dua orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat dan tujuh orang luka ringan, sementara lima penumpang lainnya dilaporkan tidak mengalami luka.
Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., didampingi Kasat Lantas AKP Herman, S.H., membenarkan kejadian laka lantas tersebut
Kapolres AKBP Dr Lalu melalui Kasat Lantas AKP Herman menjelaskan, kendaraan yang dikemudikan Roihan Pradana (21), warga Desa Tugu Harum, Kecamatan Belitang Mulya, sebelumnya melaju dari arah Gumawang menuju Martapura dengan membawa sejumlah penumpang.
Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan mengambil lajur sebelah kanan dan berusaha mendahului sepeda motor yang berada di depannya.
Diduga pengemudi tidak memperhatikan kondisi jalan di sisi kanan yang terdapat lubang. Pengemudi kemudian terkejut dan membanting kemudi ke kiri hingga kendaraan oleng dan kehilangan kendali.
Kendaraan kembali membanting kemudi ke kanan, masuk ke lajur kanan hingga akhirnya terguling di luar badan jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, satu penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian. Satu korban lainnya sempat dibawa ke rumah sakit, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, satu korban mengalami luka berat dan tujuh korban lainnya mengalami luka ringan. Lima penumpang lainnya tidak mengalami luka.
Kasat Lantas AKP Herman, S.H., mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan di lokasi, mengamankan kendaraan serta barang bukti dan melakukan pendataan terhadap para korban maupun saksi.
“Kami masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait kecelakaan ini. Kami mengimbau seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, memperhatikan kondisi jalan, tidak memaksakan diri saat mendahului dan memastikan kendaraan serta penumpang dalam kondisi aman,” terang AKP Herman.
Sementara kapolres OKU Timur AKBP Dr Lalu Hedwin mengingatkan masyarakat agar tidak membawa penumpang melebihi kapasitas kendaraan. Faktor keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap perjalanan.
“Jangan karena ingin cepat sampai, keselamatan justru dipertaruhkan. Kurangi kecepatan, konsentrasi saat berkendara dan jangan mengambil risiko saat kondisi jalan tidak memungkinkan untuk mendahului,” tegas Kapolres
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Pengendara diminta selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan dan memastikan kondisi kendaraan layak sebelum digunakan.
Atas kejadian tersebut, Kapolres OKU Timur beserta seluruh jajaran menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia.
Semoga para korban yang mengalami luka segera diberikan kesembuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan. Kepada masyarakat, jadikan kejadian ini sebagai pelajaran bersama. Utamakan keselamatan, karena satu keputusan di jalan dapat menentukan keselamatan banyak orang,” tutup Kapolres (b12)















Discussion about this post