OKU TIMUR – MS- Kasat Lalu Lintas Polres OKU Timur AKP Herman mengajak seluruh masyarakat, khususnya kalangan remaja, untuk menghentikan aksi balap liar yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Menurut AKP Herman, balap liar bukanlah ajang untuk mencari prestasi ataupun kebanggaan.
“Balap liar bukan ajang prestasi, tetapi jalan menuju petaka yang dapat merenggut nyawa kapan saja,” tegasnya.
Ia mengatakan, aksi balap liar memiliki risiko yang sangat besar karena dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga berujung pada korban jiwa.
Selain membahayakan pelaku, balap liar juga mengancam keselamatan masyarakat yang sedang melintas di jalan raya.
Tak jarang, aksi tersebut menimbulkan keresahan warga akibat kebisingan suara knalpot dan mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pada malam hingga dini hari.
AKP Herman juga mengingatkan bahwa ujung dari balap liar bukanlah kemenangan, melainkan penyesalan yang bisa berakhir di rumah sakit bahkan kehilangan nyawa.
Ia mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari, sehingga tidak terlibat dalam aksi balap liar maupun kegiatan negatif lainnya.
Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda agar lebih disiplin dan taat terhadap aturan lalu lintas.
Kasat Lantas menegaskan, Polres OKU Timur tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku balap liar.
“Kami akan menindak tegas setiap pelaku balap liar sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi menjaga keselamatan masyarakat dan menciptakan situasi lalu lintas yang aman serta kondusif,” ujarnya.
Pelaku balap liar dapat dikenakan sanksi berupa penilangan, penyitaan kendaraan, hingga proses hukum sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Di akhir imbauannya, AKP Herman mengajak para pemuda untuk menyalurkan hobi dan semangat kompetisi melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat.
“Isi waktu dengan kegiatan olahraga, pendidikan, organisasi, maupun aktivitas kreatif lainnya yang dapat mengembangkan kemampuan dan masa depan.
Jangan sia-siakan masa muda dengan balap liar yang tidak memberikan manfaat, justru hanya membawa kerugian bagi diri sendiri, keluarga, dan orang lain,” pungkasnya. (B12)















Discussion about this post