OKU TIMUR – MS- Ratusan warga, didominasi kaum ibu rumah tangga, memadati halaman Kantor Camat Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Senin (27/7/2026), untuk mengikuti Operasi Pasar yang digelar Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga di pasaran.
Dalam Operasi Pasar itu, pemerintah menyediakan 560 tabung gas Elpiji 3 kilogram yang dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp19.500 per tabung.
Selain gas bersubsidi, masyarakat juga dapat membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 2 ton dalam kemasan 5 kilogram dengan harga Rp60.000 per karung.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari, bahkan antrean sudah mengular sebelum kegiatan dimulai karena banyak masyarakat ingin mendapatkan gas Elpiji dan beras dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Salah seorang warga Kecamatan Martapura, Siti (45), mengaku sangat terbantu dengan adanya Operasi Pasar tersebut karena dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Harga gas dan beras di luar cukup tinggi, sedangkan di sini lebih murah sehingga bisa menghemat biaya belanja keluarga. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten OKU Timur, Fajri Nuryadin, S.H., mengatakan Operasi Pasar merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh gas Elpiji 3 kilogram dan beras dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga kestabilan pasokan di tengah tingginya permintaan.
Pemerintah Kabupaten OKU Timur berkomitmen untuk terus melakukan berbagai langkah strategis dalam menjaga daya beli masyarakat serta mengantisipasi terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga kebutuhan pokok dan energi bersubsidi.
Selama pelaksanaan Operasi Pasar berlangsung, masyarakat juga diimbau untuk tetap tertib, mengikuti aturan antrean, serta membeli kebutuhan sesuai keperluan agar seluruh warga dapat merasakan manfaat dari program tersebut. (B12)















Discussion about this post