OKU TIMUR – MS – Komitmen dalam mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) terus ditunjukkan UPTD Puskesmas Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur. Bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Negeri Ratu, Puskesmas Bunga Mayang menggelar kegiatan skrining TBC dan penyuluhan kesehatan pada Senin, 20 Juli 2026.
Kegiatan ini menyasar seluruh pengelola dan juru masak di SPPG Desa Negeri Ratu sebagai upaya deteksi dini sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan dan pengendalian penyakit TBC di lingkungan kerja.
Kepala UPTD Puskesmas Bunga Mayang, Yosi Fitriani, SKM, mengatakan bahwa dapur umum merupakan salah satu lokasi yang memiliki potensi terjadinya penularan penyakit karena aktivitasnya melibatkan banyak orang setiap hari.
Oleh karena itu, skrining kesehatan menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh petugas dalam kondisi sehat.
“Kami melakukan skrining aktif untuk menemukan kasus sedini mungkin. Petugas gizi dan juru masak harus sehat karena mereka menyiapkan makanan untuk ribuan anak.
Apabila mengalami batuk lebih dari dua minggu, berat badan menurun, atau demam berkepanjangan, segera laporkan ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Yosi.
Selain melakukan skrining, Tim Promosi Kesehatan Puskesmas Bunga Mayang yang dipimpin Rina Seftiani, SKM bersama tim juga memberikan edukasi kepada peserta mengenai bahaya TBC dan langkah-langkah pencegahannya.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan penyakit TBC beserta cara penularannya, Gerakan 4 Cepat yaitu Curiga, Cek, Cari, dan Obati, pentingnya gizi seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuh, serta penerapan etika batuk dan menjaga sirkulasi udara atau ventilasi dapur agar tetap sehat.
Koordinator SPPG Desa Negeri Ratu menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi dan skrining yang diberikan sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan sekaligus meningkatkan kewaspadaan para pengelola dapur terhadap risiko penularan TBC.
“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Sekarang kami lebih memahami cara mencegah penularan TBC di lingkungan dapur dan pentingnya menjaga kesehatan seluruh petugas,” ujarnya.
Melalui kegiatan skrining dan penyuluhan ini, Puskesmas Bunga Mayang berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan TBC semakin meningkat, tidak ada lagi stigma terhadap penderita TBC, serta seluruh kasus dapat ditemukan sejak dini dan diobati hingga tuntas demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.














Discussion about this post