OKU TIMUR – MS – Upaya mencegah meluasnya penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan. Menyusul ditemukannya kasus DBD di Desa Jatimulyo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Puskesmas Pandan Agung bersama Pemerintah Desa Jatimulyo menggelar fogging (pengasapan) massal, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kepala Desa Jatimulyo, Taufik, SE, didampingi perangkat desa, Bidan Desa Jatimulyo Dewi Susanti, A.Md.Keb, serta tim fogging dari Puskesmas Pandan Agung yang terdiri dari Puguh Suseno, A.Md.Kep dan Puspa Agung, A.Md.KL.
Pengasapan dilakukan di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, mulai dari kawasan permukiman, pekarangan rumah, saluran drainase hingga fasilitas umum di sekitar lokasi ditemukannya kasus DBD.
Kepala Desa Jatimulyo, Taufik, SE, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas laporan adanya warga yang terjangkit DBD. Pemerintah desa pun segera berkoordinasi dengan Puskesmas Pandan Agung agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
“Begitu menerima laporan adanya warga yang terkena DBD, kami langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Pandan Agung. Alhamdulillah hari ini tim langsung turun melakukan fogging sebagai langkah pencegahan agar penyebaran tidak semakin meluas,” ujarnya.
Selain melakukan fogging, petugas kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pemberantasan sarang nyamuk sebagai langkah utama mencegah penyebaran DBD.
Petugas Puskesmas Pandan Agung, Puguh Suseno, A.Md.Kep, menjelaskan bahwa fogging hanya efektif membunuh nyamuk dewasa dan tidak memusnahkan jentik nyamuk.
“Karena itu, masyarakat diminta tetap menerapkan Gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat tempat penyimpanan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air, serta melakukan berbagai upaya pencegahan lainnya,” kata Agung
“Selama kegiatan berlangsung, warga tampak antusias dan mendukung proses fogging dengan membuka akses ke rumah masing-masing sehingga pengasapan dapat menjangkau seluruh area yang berpotensi menjadi tempat persembunyian nyamuk,” tutupnya
Melalui sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan penyebaran DBD di Desa Jatimulyo dapat segera dikendalikan sehingga tidak muncul kasus baru di kemudian hari.














Discussion about this post