OKU Timur. MS – Sebanyak 268 siswa-siswi kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 SMP Negeri 1 Martapura resmi dilepas dalam acara perpisahan dan pelepasan yang digelar di halaman sekolah, sabtu (16/5/2026).
Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh makna, haru, dan kebahagiaan. Acara dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni tari, musik, hingga grup vokal dari siswa-siswi kelas IX yang menambah suasana kebersamaan di momen perpisahan tersebut.
Acara pelepasan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Edi Subandi, SE., MM, didampingi Kepala SMPN 1 Martapura Hj. Sugiyani Natalia, dewan guru, komite sekolah, wali murid, serta seluruh siswa kelas IX.
Dalam sambutannya, Kepala SMPN 1 Martapura Hj. Sugiyani Natalia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut berkat kerja sama yang baik antara pihak sekolah, komite, dan wali murid.
Menurutnya, kegiatan perpisahan ini merupakan keinginan para siswa sebagai kenangan terakhir bersama sekolah sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Awalnya terasa berat dengan kondisi saat ini, namun sebagai orang tua di sekolah kami akhirnya mengizinkan acara perpisahan ini dengan syarat dilaksanakan secara sederhana, tetapi tetap penuh makna dan kebahagiaan,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh siswa agar terus menjaga nama baik sekolah serta tetap semangat dalam meraih cita-cita.
“Perpisahan ini bukan akhir dari segalanya, tetapi awal perjalanan kalian. Perjuangan masih panjang. Jagalah nama baik sekolah dan pilih lingkungan pergaulan yang baik, karena setiap langkah kalian dalam menuntut ilmu selalu ada doa kedua orang tua,” pesannya.
Selain itu, pihak sekolah turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di SMPN 1 Martapura selama tiga tahun terakhir.
“Kami juga memohon maaf apabila selama mendidik masih terdapat kekurangan maupun kesalahan dari dewan guru,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud OKU Timur, Edi Subandi, mengapresiasi pelaksanaan acara pelepasan siswa yang berlangsung sederhana namun tetap berkesan.
“Perpisahan seperti inilah yang kami harapkan. Sederhana, tetapi penuh makna bagi anak-anak kita,” katanya.
Ia menegaskan bahwa hal terpenting dalam pelepasan siswa adalah bagaimana para siswa tetap menghormati dan mengingat jasa para guru yang telah mendidik serta membimbing mereka selama tiga tahun.
“Tidak ada guru yang membenci anak didiknya. Semua guru ingin muridnya berhasil dan sukses di masa depan,” ucapnya.
Menurut Edi, membentuk karakter siswa bukanlah hal mudah dan membutuhkan proses panjang serta kesabaran dari para guru.
“Berterima kasihlah kepada guru dan orang tua kalian. Ilmu yang diterima hari ini adalah hasil perjuangan guru di sekolah dan orang tua di rumah,” tambahnya.
Ia juga berpesan agar para siswa tidak melupakan jasa guru ketika telah sukses di masa mendatang.
“Tidak ada istilah guru itu bekas. Guru tetaplah guru, karena merekalah yang membentuk karakter dan perjalanan kita selama menimba ilmu di sekolah,” tutupnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Komite SMPN 1 Martapura, Husni Tamrin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh wali murid atas kerja sama dan dukungan terhadap sekolah selama ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik selama anak-anak menempuh pendidikan di SMPN 1 Martapura,” ujarnya.
Ia juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas sebagai komite sekolah masih terdapat kekurangan yang belum sepenuhnya memuaskan wali murid.
Di akhir acara, Husni berharap seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di SMPN 1 Martapura dapat menjadi generasi yang sukses, berakhlak baik, serta membanggakan kedua orang tua.
“Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang sukses dan mampu membawa kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan daerah,” pungkasnya.














Discussion about this post