OKU TIMUR. MEDIAMASA— Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Empat tim peneliti muda dari SMP Negeri 2 Semendawai Timur berhasil lolos tahap review penelitian dalam ajang bergengsi Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026.
Di bawah bimbingan guru Gede Muditha, S.Pd., para siswa ini menunjukkan kreativitas dan kepedulian terhadap berbagai isu aktual. Mereka menghadirkan solusi inovatif di bidang ketahanan pangan, lingkungan, literasi gizi, hingga etika pergaulan remaja.
Pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dua karya berhasil mencuri perhatian. Komang Sri Anggun dan Wayan Bianca Angelina mengembangkan JERKONG-FOAM, yaitu kemasan ramah lingkungan berbahan limbah jerami padi dan kulit singkong yang bersifat plantable (dapat ditanam kembali).
Masih di bidang IPA, Lexytha Praja Meura dan Wayan Citra meneliti pemanfaatan edible coating dari ekstrak biji kelor (Moringa oleifera) untuk memperpanjang daya simpan tahu serta menghambat pertumbuhan mikroba. Inovasi ini dinilai relevan dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, Kemanusiaan, dan Seni (IPS), Made Lestari dan M. Fais Nuzula Dewangga mengangkat isu etika pergaulan remaja melalui penelitian berjudul “Canda atau Cela?”.
Mereka merancang permainan edukatif Batas Candaan Nusantara sebagai upaya preventif untuk mencegah bullying verbal di lingkungan sekolah.
Sementara itu, dari bidang Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT), Quinsha Cinta Yudika dan Putu Varen Nitia menciptakan NUTRI-DESK, sebuah inovasi meja belajar dengan fitur interaktif yang membantu siswa memahami dan memperkirakan nilai gizi dari makanan yang dikonsumsi.
Tahap review ini menjadi penentu bagi setiap tim. Apabila penelitian mereka dinyatakan layak secara metodologi ilmiah, keempat tim akan melaju ke tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.
Prestasi ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten OKU Timur.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, H. Ir. Dodi Purnama, S.T., M.M., menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung inovasi pelajar.
“Kami akan terus mendukung kreativitas siswa. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa iklim penelitian di sekolah terus berkembang dan mampu bersaing. Persiapkan diri untuk melaju ke tingkat nasional,” ujarnya.
Guru pembimbing, Gede Muditha, S.Pd., juga menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Ini adalah hasil dari ketekunan siswa dalam meneliti. Terima kasih kepada orang tua, pihak sekolah, dan Dinas Pendidikan atas dukungannya. Kami mohon doa agar penelitian ini lolos uji metodologi dan siap bertanding di tingkat nasional,” ungkapnya.
Dukungan dari seluruh masyarakat OKU Timur diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para siswa untuk meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional. (BD)














Discussion about this post