OKU TIMUR – MS – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional serta mewujudkan swasembada pangan daerah, Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan penanaman jagung bersama di lahan ketahanan pangan Polsek Belitang I, Desa Gumawang, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.35 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur Forkopimcam, di antaranya Kabag Ops Polres OKU Timur Kompol Darmanson, S.H., Kabag SDM AKP Yuli, S.H., Kapolsek Belitang I AKP Johan Syafri, S.E., Camat Belitang Hamsuni Usman, ST, MSi, perwakilan Koramil Belitang Serda Romzi, perwakilan KUA Belitang Khoirudin, Koordinator BPP Penyuluhan Sumbersuko Hermanto, Ketua Forum Kepala Desa Sefe’i, S.E., para kepala desa se-Kecamatan Belitang, kelompok tani, serta personel Polsek Belitang I.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama para pejabat yang hadir secara simbolis melakukan penanaman jagung di lahan seluas kurang lebih satu hektare yang berada di lingkungan Mapolsek Belitang I.
Lahan tersebut ditanami jagung hibrida atau jagung pakan dan dikelola oleh Kelompok Tani Desa Tegalrejo yang merupakan binaan Bhabinkamtibmas Polsek Belitang I.
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam bidang ketahanan pangan.
Selain itu, pemanfaatan lahan produktif di lingkungan kepolisian diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Melalui kegiatan penanaman jagung ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah OKU Timur.
Kegiatan penanaman jagung berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Selain sebagai upaya mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.15 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Dengan adanya program ini, diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi jagung serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten OKU Timur.(B12)















Discussion about this post