TANJONG MALIM.MEDIAMASA– Universitas Bina Darma (UBD) Palembang kembali mengukir prestasi internasional lewat partisipasinya yang mengesankan di FESWARA 2026 (Festival Warisan Seni Nusantara) yang digelar pada 19-25 April 2026 di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia.
Delegasi UBD, dipimpin oleh Dekan Fakultas Sosial Humaniora, Nuzsep Almigo, M.Si., Ph.D., memperkenalkan kekuatan akademik dan budaya Indonesia di hadapan komunitas internasional.
Kegiatan ini dimulai dengan Konferensi Internasional pada 20 April yang menghadirkan Dr. Desi Misnawati, M.Kom., sebagai keynote speaker, dan diikuti oleh presentasi riset oleh dosen serta mahasiswa UBD, di antaranya Dr.
Noviria Sukmawati, M.Pd., Dr. Hastari, M.Pd., dan mahasiswa berprestasi Fidela Fatimah serta Ayu Indah.
Kegiatan ini juga difokuskan pada penguatan kurikulum internasional lewat agenda benchmarking dan Focus Group Discussion (FGD), terutama di bidang Pendidikan Olahraga yang dijalin bersama Fakultas Sains Sukan dan Kejurulatihan UPSI.
Tak hanya berperan dalam dunia akademik, delegasi UBD juga membawa nuansa sosial budaya yang memukau. Dr. Noviria Sukmawati, M.Pd., sukses mempopulerkan budaya Indonesia melalui workshop Senam Kreasi Budaya Indonesia, yang memperkenalkan berbagai senam tradisional, seperti Senam Kreasi Komering, Poco-poco, dan Ikan Nae di Pate kepada audiens global.
Keberagaman budaya Indonesia juga tampil spektakuler dalam program LANGKARA (Langkah Aspirasi Rentak Bersama), sebuah pertunjukan tari yang menyatukan gerakan dari berbagai daerah di nusantara.
Malam penutupan festival, “Alunan Hikayat”, menampilkan drama tari teatrikal yang memukau, sementara program kuliner “Aroma Santara: Sehidang Rasa, Sejiwa Budaya” menyajikan kekayaan kuliner Indonesia yang menggugah selera.
Kehadiran UBD di FESWARA 2026 mendapatkan sambutan hangat dari pihak UPSI. Prof. Dr. Norkhalid Salimin, Timbalan Naib Canselor UPSI, menyatakan bahwa festival ini menjadi ruang penting untuk interaksi antar mahasiswa serantau. Dr. Mohd Saufi Rosmi, dari Kolej Ungku Omar, juga mengapresiasi kerjasama dengan UBD sebagai salah satu faktor kunci suksesnya festival tahun ini. (B)
“Partisipasi kami di sini bukan hanya untuk menunjukkan bahwa seni dan akademik adalah bahasa universal, tetapi juga untuk memperkenalkan budaya lokal Sumatera Selatan ke dunia,” ujar Christopher Leo, Pengarah Program FESWARA 2026.
Dengan suksesnya partisipasi ini, Universitas Bina Darma tidak hanya membuktikan eksistensinya di panggung internasional, tetapi juga memperkokoh posisi budaya Indonesia, khususnya dari Sumatera Selatan, dalam peta kebudayaan dunia.














Discussion about this post