OKUTIMUR.Mediamassa– Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, mengambil tindakan tegas dengan menghentikan sementara (suspend) operasional Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Buay Madang Cipta Muda, OKU Timur.
Keputusan ini diambil setelah sidak mendadak pada selasa (10/03) saat sidak menemukan kondisi dapur yang jauh dari standar operasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dan informasi ini sudah viral di media sosial
Dalam sidak tersebut, Nanik meluapkan kekecewaannya saat melihat fasilitas yang dianggap tidak layak.
Bangunan yang merupakan hasil renovasi rumah tinggal tersebut dinilai memiliki alur kerja yang berantakan, lantai epoxy yang buruk, tidak tersedianya water heater, hingga sistem IPAL yang tidak memenuhi standar sanitasi.
“Ini epoxy-nya jelek banget, tidak ada water heater. Bagaimana mau higienis? Kompor juga cuma tiga, gimana mau masak cepat?” ujar Nanik dengan nada tinggi saat menginterogasi pengelola.
Ketegangan sempat terjadi saat pengelola berdalih memiliki enam kompor, namun tidak dapat menunjukkan keberadaan alat tersebut. Nanik juga menyoroti kurangnya fasilitas pendingin ruangan di ruang pemorsian serta akses keluar masuk barang yang dianggap tidak layak.
“Lihat ini, keluar ompreng (wadah makan) kok kayak maling? Bikin pintu keluar yang benar! Saya langsung suspend ini,” tegasnya.
Temuan paling fatal adalah adanya puntung rokok di ompreng dan di area kerja serta penggabungan kamar tidur dengan ruang penyimpanan peralatan makan (ompreng). Nanik juga memberikan teguran keras kepada Korwil SPPG OKU Timur karena dianggap lalai dalam melakukan pengawasan dan pelaporan.
“Program Makan Bergizi Gratis harus dijalankan dengan standar tinggi dan disiplin penuh. Kita bertanggung jawab atas kesehatan anak-anak Indonesia. Tidak boleh ada kompromi soal kebersihan dan prosedur,” tambah Nanik.
Operasional SPPG Buay Madang kini resmi dihentikan sementara hingga seluruh perbaikan dilakukan sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) yang berlaku.














Discussion about this post