OKU Timur,Mediamasa – pencapaian yang sangat luar biasa polres OKU Timur dalam Komitmen reformasi birokrasi yang digaungkan Polda Sumatera. Di pimpinan oleh AKBP Adik Listiyono menunjukkan hasil nyata,berhasil meraih Predikat A dengan nilai 84,97 dalam Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik.
Penilaian tersebut diberikan oleh Ombudsman Republik Indonesia, yang secara rutin mengevaluasi kualitas pelayanan instansi pemerintah, termasuk kepolisian. Dengan skor 84,97, Polres OKU Timur masuk dalam kategori Kepatuhan Tinggi (Zona Hijau) dan menjadi salah satu Polres dengan capaian terbaik di Sumatera Selatan.
Capaian ini sejalan dengan arahan Kapolda Sumsel, Andi Rian R Djajadi, yang dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Reformasi Birokrasi menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas (ZI) harus diwujudkan secara konkret dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Zona Integritas bukan hanya soal dokumen, tetapi bagaimana pelayanan publik benar-benar dirasakan masyarakat, bersih dari praktik menyimpang, dan berorientasi pada kepuasan publik,” tegas Kapolda dalam arahannya.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kapolres OKU Timur, Adik Listiyono, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah wasyukurillah, terima kasih banyak kepada rekan-rekan yang mengawaki pelayanan publik Polres OKU Timur atas dedikasinya sehingga kita bisa meraih predikat A dengan nilai 84,97. Semoga Allah SWT membalas kerja keras seluruh personel dengan segala kebaikan,” ujarnya. Rabu, (4/3/2026).
Kapolres menegaskan bahwa capaian tersebut bukan akhir dari proses pembenahan, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan di seluruh unit pelayanan seperti SPKT, SIM, SKCK hingga pengaduan masyarakat.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama institusi Polri. Karena itu, komitmen membangun Zona Integritas akan terus diperkuat melalui pengawasan internal serta keterbukaan terhadap evaluasi eksternal.
Dengan skor 84,97 dan Predikat A dari Ombudsman, Polres OKU Timur membuktikan bahwa reformasi pelayanan publik bukan sekadar slogan, tetapi sudah berjalan dan terukur di lapangan. (T)














Discussion about this post