OKU Timur MS – Rangkaian acara HUT ke-22 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur tahun 2026 semakin meriah dengan digelarnya Sriwijaya Open Race Bupati OKU Timur Championship pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026. Acara yang diikuti 322 pembalap dari berbagai wilayah dan dimeriahkan ribuan masyarakat ini justru menyuguhkan adegan tak terduga: puluhan wartawan yang seharusnya meliput perhelatan tersebut malah terlibat sebagai juru parkir.
Kegiatan yang dipusatkan di sirkuit non permanen komplek perkantoran pemerintah kabupaten ini memang dirancang sebagai ajang kompetisi olahraga otomotif sekaligus daya tarik ekonomi dan pariwisata. Namun, dikarenakan kurangnya perhatian pemerintah terhadap insan pers yang ada di Kabupaten OKU Timur, maka puluhan wartawan mempunyai inisiatif untuk turut membantu sebagai juru parkir.
“Saatnya kita buka suara: kenapa wartawan yang seharusnya menangkap momen penting acara ini malah harus berjibaku mengatur parkir? Apakah ini bentuk kurangnya perhatian terhadap peran pers dalam menyampaikan informasi publik, atau hanya kelalaian panitia dalam perencanaan?” ujar Syupriadi selaku Ketua IWO OKU Timur sekaligus penggagas ide juru parkir.
Bupati OKU Timur Ir. H. Lano Sin, M.T., M.M. dalam sambutannya sebelumnya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, adegan wartawan jadi juru parkir ini menjadi pertanyaan besar terkait bagaimana panitia mengelola sumber daya manusia dan memastikan kelancaran peliputan acara penting seperti ini.
Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten OKU Timur Nasrul, S.Pd., M.M. belum dapat dihubungi untuk memberikan klarifikasi terkait hal ini.
Apakah ini hanya kejadian tak terduga atau menjadi cermin dari kurangnya perencanaan dalam penyelenggaraan acara berskala besar? Mari kita tunggu klarifikasi resmi dari panitia dan pihak terkait.
.













Discussion about this post