OKU TIMUR – MS – Aksi begal dan kejahatan jalanan di Kabupaten OKU Timur kini benar-benar menjadi perhatian serius jajaran Polres OKU Timur. Tidak ingin masyarakat terus dihantui rasa takut, Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono langsung bergerak cepat dengan membentuk Tim Khusus Pemburu Begal berjumlah 50 personel.
Langkah tegas itu merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho yang menekankan tidak boleh ada ruang bagi pelaku kriminal jalanan di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di Bumi Sebiduk Sehaluan.
“Kita tidak mau masyarakat hidup dalam ketakutan. Begal harus diberantas sampai ke akar-akarnya.
Mulai hari ini, tim khusus langsung bergerak memburu para pelaku curas di seluruh wilayah OKU Timur,” tegas
Kapolres dengan nada serius. Tim pemburu begal tersebut terdiri dari personel Buser Satreskrim, dibantu Sat Intelkam serta backup dari seluruh Polsek jajaran.
Mereka diterjunkan khusus untuk melakukan patroli, penyelidikan, hingga pengejaran terhadap para pelaku yang selama ini meresahkan masyarakat.
Tak hanya itu, Polres OKU Timur juga menggencarkan kring reserse dan pengawasan ketat di sejumlah titik rawan kriminalitas, terutama jalur Komering yang disebut menjadi salah satu lokasi rawan aksi begal.
“Jalur Komering menjadi perhatian khusus. Kita akan sapu bersih pelaku-pelaku kejahatan di titik rawan tersebut. Tidak ada tempat aman bagi begal di OKU Timur,” ujarnya.
Kapolres juga memastikan masyarakat tidak sendirian menghadapi ancaman kejahatan. Polres OKU Timur telah mengaktifkan layanan Call Center 110 yang siap menerima laporan warga selama 24 jam penuh.
“Jika masyarakat melihat atau mengalami tindak kejahatan, segera hubungi 110. Kami pastikan personel bergerak cepat memberikan pertolongan,” katanya.
Kapolres menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang kompromi terhadap pelaku kriminal yang mencoba melawan ataupun membahayakan petugas saat penangkapan.
“Kalau pelaku membahayakan anggota maupun masyarakat, kami tidak akan ragu memberikan tindakan tegas terukur,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya tim khusus tersebut, Polres OKU Timur mengirim pesan keras kepada para pelaku kejahatan jalanan, berhenti atau bersiap diburu. (B12)














Discussion about this post