OKU Timur.MEDIAMASA– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres OKU Timur melaksanakan program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bedah Rumah Polri untuk Masyarakat yang digelar secara serentak melalui Zoom Meeting bersama Polda Sumatera Selatan, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan dipusatkan di Desa Pulau Negara, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur, dan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Sementara itu, kegiatan utama tingkat Polda Sumsel dipusatkan di kawasan 13 Ulu Palembang dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Shandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, serta dihadiri Wakapolda dan para pejabat utama Polda Sumsel.
Di lokasi kegiatan Desa Pulau Negara, hadir mewakili Kapolres OKU Timur, Wakapolres Kompol Robhinson, S.H., S.I.K., bersama jajaran pejabat utama Polres OKU Timur, unsur pemerintah kecamatan, kepala desa, perangkat desa, personel Polri, serta masyarakat setempat.
Peletakan Batu Pertama dan Gotong Royong
Kegiatan diawali dengan pembukaan, doa, sambutan dari kepala desa, Kapolsek BP Peliung, serta sambutan Kapolres OKU Timur yang diwakili Wakapolres.
Acara dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah, kemudian ditutup dengan foto bersama.
Usai seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan gotong royong personel Polres OKU Timur bersama masyarakat, seperti mengangkut material dan mengaduk semen sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial.
Wujud Kepedulian Polri
Dalam sambutannya, Wakapolres OKU Timur menyampaikan bahwa program bedah rumah ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Polri hadir bukan hanya saat ada permasalahan hukum, tetapi juga untuk meringankan beban masyarakat. Rumah yang layak akan melahirkan generasi yang sehat dan kuat,” ujarnya.
Ia juga berharap rumah yang dibangun dapat menjadi tempat yang nyaman bagi keluarga, sekaligus menjadi tempat mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang cinta tanah air dan menjauhi narkoba serta kejahatan.
Sasaran Program
Salah satu penerima bantuan di Desa Pulau Negara adalah Sdri. Finang (70), seorang buruh tani berstatus janda dengan tiga anak.
Rumahnya yang sebelumnya tidak layak huni dengan kondisi atap bocor, dinding lapuk, dan lantai tanah akan dibangun kembali menjadi rumah permanen berukuran 6×6 meter, dilengkapi satu kamar tidur dan fasilitas toilet di luar rumah.
Total 14 Unit Rumah Dibedah
Program bedah rumah ini merupakan gagasan Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Sebanyak 14 unit rumah tidak layak huni akan dibangun kembali dan tersebar di beberapa kecamatan di wilayah OKU Timur.
Material bangunan disediakan oleh Polri, sementara proses pembangunan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat.
Kegiatan Berjalan Lancar
Kegiatan Zoom Meeting bersama Polda Sumsel berakhir sekitar pukul 15.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera. (B)














Discussion about this post