OKUTIMUR.Mediamassa – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur sukses menginisiasi gerakan kemanusiaan bertajuk “OKU Timur Berbagi”. Program ini menggerakkan seluruh ekosistem sekolah untuk peduli terhadap sesama melalui pengumpulan infak dan sedekah sukarela.
Berdasarkan data laporan akhir, gerakan ini berhasil menghimpun dana sebesar Rp1.320.828.000. Seluruh dana tersebut disalurkan dalam bentuk paket sembako dan santunan tunai kepada warga masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan sekolah masing-masing.
Arahan Bupati untuk Kemuliaan OKU Timur Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Wakimin, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa inisiatif mulia ini lahir dari ide dan gagasan langsung Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T.
“Kegiatan ini merupakan pengejawantahan dari arahan Bapak Bupati. Beliau ingin dunia pendidikan tidak hanya mencetak kecerdasan intelektual, tapi juga kepekaan sosial. OKU Timur Berbagi adalah wujud nyata hadirnya insan pendidikan untuk masyarakat,” ujar Wakimin.
Apresiasi Atas Sinergi Seluruh Pihak Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan, Ir. H. Dodi Purnama, S.T., M.M., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada orang tua siswa, para siswa, guru, staf tata usaha, hingga kepala sekolah. Sinergi ini adalah bukti kuatnya rasa gotong royong kita demi mewujudkan kemuliaan OKU Timur. Ini adalah wujud syukur kolektif warga sekolah,” ungkap Dodi.
Pelaksanaan yang Solid di Lapangan Keberhasilan penyaluran bantuan ini tidak lepas dari koordinasi yang terukur. Bertindak sebagai Koordinator Lapangan, Edi Subandi, S.E., M.M., didampingi oleh Mochammad Anzar, S.Kom., M.Pd., memastikan bantuan tersampaikan tepat sasaran kepada warga di sekitar sekolah yang benar-benar membutuhkan.
Gerakan “OKU Timur Berbagi” ini diharapkan menjadi agenda rutin yang terus memupuk karakter religius dan jiwa sosial di lingkungan pendidikan Kabupaten OKU Timur














Discussion about this post